Green Certification & Labeling (ECOLABEL)

Haikal Rahman

 

Tidaklah mudah untuk menggunakan istilah ‘green’ di dalam bisnis. Apa lagi dengan tidak pastinya pengertian dari istilah green gusiness dapat membuat penggunaan label ‘green’, hanya sebagai trik marketing untuk menarik customer (Ernst & Young, 2008:2).

Dorit Kerret dan Alon Tal mengemukakan bahwa ada dari para peneliti yang meragukan kontribusi ‘green business’ kepada alam, karena mereka berpendapat bahwa tujuan utama dari inisiatif ‘green’ perusahaan adalah untuk greenwash’ reputasi perusahaan, yaitu membuat perusahaan terlihat seperti perusahaan yang bertanggung jawab terhadap lingkungannya, padahal sebenarnya tidak. (seperti dikutip Dennis D. Hirsch, 2010:26).

Makower (2009) mengatakan “The lack of a uniform standard, or set of standards, defining environmentally responsible companies means that anyone can make green claims, regardless of whether their actions are substantive, comprehensive, or even true. Want to put solar panels on the roof of your toxics-spewing chemical company? You can be a green business!” (seperti yang dikutip Eric Koester, 2010:9).

Dapat disimpulkan dari pendapat para ahli di atas, bahwa istilah ‘green’ tidaklah sembarangan bisa digunakan.

Ada persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi, yang membuat sebuah perusahaan dapat menggunakan label ‘green’ dan ada akreditasi atau penilaian terhadap sejauh mana perusahaan itu menerapkan konsep ‘green’ ke dalam bisnisnya.

Untuk itu, sangatlah diperlukan ecolabel untuk secara sah menyatakan apakah sebuah perusahaan/bisnis termasuk green business dan menyediakan standar-standar dalam penerapan konsep tersebut.

Ecolabels are an attempt to standardize and clearly communicate the environmental impacts of a product to customer (Gil Friend, 2009:72).

Lebih lanjut lagi, Gil menjelaskan bahwa

ecolabel dan standar-standarnya tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga melindungi para bisnis dengan mencegah mereka melakukan pengakuan yang palsu (Gil Friend, 2009:72)

ecolabel adalah alat komunikasi yang bagus. Dengan memberikan label kepada perusahaan,

ecolabel memberikan cara mudah untuk perusahaan tersebut mengkomunikasikan kepada konsumen mereka bahwa mereka adalah perusahaan yang “ramah lingkungan”.

Dikutip oleh Eric Koester (2010:231), Ecolabeling.org mencatat lebih dari 325 badan ecolabel di seluruh bumi dimulai dari label dan pemberian sertifikat pada industri makanan, barang-barang retail sampai makanan dan elektronik, tekstil, produk hutan, energi, pariwisata, dan karbon.

Berikut adalah contoh program pemberian label dan sertifikat (Eric Koester, 2010:232):

Beberapa Ecolabel yang Didaftar Ecolabeling.org

Certification or Label

Emphasis

Product Included

Certification Process

Cradle to Cradle Certification

General certification

Various

Independent research and analysis; levels: basic, silver, gold or
platinum

Ecologo Certified

General certification

Various

Third party auditors test for compliance with standards

ENERGY TARS

Energy efficiency

Appliances, light commercial HVAC, 
external

power adapters,

Manufacturing submit data
detailing how a product meets standards


roof products, room air cleaner, transformers, water coolers, windows and doors


EPEAT

Green electronics

Computer monitors

and

Manufacturer to provide
 production reports,
lab analysis or
other data; may be
audited/verified

FLO-CERT

Certified fairtrade product

Various

Independent
compliance standards

analysis of with FLO

Green-e

Renewable

Green-e climate

Independent research
and


energy &

(credits); Green-e

analysis


greenhouse gas

energy (renewable



emissions

energy); Green-e




Marketplace




(company




purchases




certification)


Greenguard

Indoor

air

Adhesives,

Independent lab emissions


quality


appliances,

test




ceilings, cleaning





systems, flooring,





insulation, office





furniture, paint,





textiles, and





wallcoverings




General certification

Various

Product must meet Environment Leadership Standards; application reviewed by Green Seal Staff

Leadership in Energy and Environmental Design (LEED)

Green Building

Environmentally sustainable construction and remodeling

Submission of application documenting compliance with the requirements of LEED rating system

SCS


Certification

Independent certification of environmental and sustainability claims

Agricultural production, food processing and handling, forestry, fisheries, flowers and plants, energy, green building

Engineers test products based on internationally recognized standards and certification programs; also test external standards

Sustainable Materials Rating Systems MaRT)

General certification for sustainability

Building products, fabric, apparel, textile & flooring

Levels; sustainable, silver, gold or platinum

USDA


Organic

Organic

Food, some cleaning products and cosmetics

National Organic Program certifies agents who inspect organic production


Dengan berdirinya badan-badan yang mengakreditasi, memberikan konsultasi dan memberikan label kepada perusahaan, maka kredibilitas dari label ’green’ dapat lebih dipercaya.


Sumber : LibraryBinus

Haikal Rahman
Bisnis Digital - FE Unimed
Komentar